6 Karakteristik Perbedaan Sandwich Panel PU, PIR, EPS & Rockwool

Mengenal perbedaan sandwich panel masing-masing PU, PIR, EPS dan Rockwool. Sandwich panel telah menjadi solusi populer dalam konstruksi modern, terutama untuk bangunan seperti gudang, pabrik, dan fasilitas industri.

Material ini menawarkan kombinasi kekuatan, insulasi termal, dan kemudahan instalasi. Namun, pemilihan jenis sandwich panel—seperti PU (Polyurethane), PIR (Polyisocyanurate), EPS (Expanded Polystyrene), atau Rockwool—harus disesuaikan dengan kebutuhan spesifik bangunan.

Perbedaan Sandwich Panel

Artikel ini akan mensimulasikan kebutuhan sandwich panel untuk aplikasi pada sebuah gudang, serta membandingkan keunggulan dan kelemahan masing-masing jenis panel.

Studi Kasus: Gudang Penyimpanan Barang Sensitif

Misalkan kita memiliki proyek pembangunan gudang penyimpanan barang sensitif, seperti makanan, obat-obatan, atau produk elektronik.

Gudang ini membutuhkan insulasi termal yang baik, ketahanan api, dan kelembaban yang terkontrol. Berikut adalah simulasi kebutuhan sandwich panel untuk gudang tersebut:

1. Sandwich Panel PU (Polyurethane)

Karakteristik:

Insulasi Termal: Nilai konduktivitas termal sekitar 0,022-0,028 W/mK, sangat baik untuk menjaga suhu ruangan.

Ketahanan Api: Tahan api kelas B1 (sukar terbakar).

Bobot: Ringan dan mudah dipasang.

Simulasi Penggunaan:

Kebutuhan: Untuk gudang penyimpanan makanan atau obat-obatan yang memerlukan suhu stabil, panel PU cocok digunakan sebagai dinding dan atap.

Keunggulan: Efisiensi energi tinggi, mengurangi biaya pendinginan atau pemanasan.

Kelemahan: Biaya relatif lebih tinggi dibandingkan EPS.

Valuable Insight: Menurut European Panel Federation (EPF), panel PU sering digunakan di gudang pendingin karena kemampuannya mempertahankan suhu rendah dengan efisiensi energi yang optimal.

2. Sandwich Panel PIR (Polyisocyanurate)

Karakteristik:

Insulasi Termal: Nilai konduktivitas termal sekitar 0,021-0,023 W/mK, lebih baik daripada PU.

Ketahanan Api: Tahan api kelas A2 (tidak mudah terbakar).

Bobot: Ringan dan stabil secara dimensi.

Simulasi Penggunaan:

Kebutuhan: Untuk gudang yang memerlukan ketahanan api tinggi, seperti penyimpanan bahan kimia atau barang berharga, panel PIR adalah pilihan ideal.

Keunggulan: Kombinasi insulasi termal dan keamanan kebakaran yang unggul.

Kelemahan: Harga lebih mahal daripada PU dan EPS.

Valuable Insight: Menurut Grand View Research, panel PIR diproyeksikan menjadi material dominan di pasar sandwich panel global karena keunggulannya dalam insulasi dan keamanan.

3. Sandwich Panel EPS (Expanded Polystyrene)

Karakteristik:

Insulasi Termal: Nilai konduktivitas termal sekitar 0,033-0,038 W/mK, lebih rendah daripada PU dan PIR.

Ketahanan Api: Tahan api kelas B2 (mudah terbakar).

Bobot: Sangat ringan dan ekonomis.

Simulasi Penggunaan:

Kebutuhan: Untuk gudang penyimpanan barang umum yang tidak memerlukan insulasi termal tinggi, seperti peralatan atau bahan konstruksi.

Keunggulan: Biaya rendah dan mudah dipasang.

Kelemahan: Kurang cocok untuk gudang yang memerlukan ketahanan api atau insulasi termal tinggi.

Valuable Insight: Menurut Asosiasi Panel Sandwich Indonesia (APSI), panel EPS banyak digunakan di gudang logistik karena harganya yang terjangkau dan bobotnya yang ringan.

4. Sandwich Panel Rockwool

Karakteristik:

Insulasi Termal: Nilai konduktivitas termal sekitar 0,035-0,040 W/mK, lebih rendah daripada PU dan PIR.

Ketahanan Api: Tahan api kelas A1 (tidak terbakar).

Bobot: Lebih berat daripada PU, PIR, dan EPS.

Simulasi Penggunaan:

Kebutuhan: Untuk gudang yang memprioritaskan keamanan kebakaran, seperti penyimpanan bahan mudah terbakar atau fasilitas industri berisiko tinggi.

Keunggulan: Ketahanan api terbaik di antara semua jenis panel.

Kelemahan: Insulasi termal kurang efisien dibandingkan PU dan PIR, serta bobotnya yang lebih berat.

Valuable Insight: Menurut Rockwool International, panel Rockwool sering digunakan di industri minyak dan gas, serta gudang bahan kimia, karena keunggulannya dalam ketahanan api.

perbedaan sandwich panel pu, pir, eps & rockwool

Rekomendasi:

Gudang Penyimpanan Makanan/Obat: Pilih PU atau PIR untuk insulasi termal terbaik.

Gudang Logistik Umum: Pilih EPS untuk biaya rendah dan bobot ringan.

Gudang Bahan Kimia/Berisiko Tinggi: Pilih Rockwool untuk ketahanan api terbaik.

Kesimpulan:

Pemilihan sandwich panel harus disesuaikan dengan kebutuhan spesifik bangunan. Untuk gudang penyimpanan barang sensitif, panel PU atau PIR adalah pilihan terbaik karena insulasi termal dan efisiensi energinya. Sementara itu, panel EPS cocok untuk gudang logistik umum, dan Rockwool ideal untuk gudang yang memerlukan ketahanan api tinggi. Dengan memahami karakteristik masing-masing panel, Anda dapat membuat keputusan yang tepat untuk memastikan efisiensi, keamanan, dan keberlanjutan proyek konstruksi.

Sumber:

European Panel Federation (EPF). (2023). Benefits of PU and PIR Sandwich Panels.
Grand View Research. (2021). Global Sandwich Panels Market Report.
Asosiasi Panel Sandwich Indonesia (APSI). (2023). Penggunaan EPS di Industri Logistik.
Rockwool International. (2023). Fire Safety and Insulation Properties of Rockwool Panels.